Selasa, 12 Mei 2020

ANTARA KANTONG KRESEK, GOLLA-GOLLA PAGGEMPUNG dan KACAMATA

Saya mencoba berbicara tentang kantong plastik atau kresek dan juga golla-golla paggempung (maaf bahasa di gado gadoin). 
Kantong plastik itu 🤔 hmm... namanya jg kresek, ya pasti berisik, ibarat kata, dia sangat reseh, semakin sedikit isinya dia semakin berisik. Manfaatnya yaitu tempat barang belanjaan, yang pada akhirnya terbuang di tong sampah. Kalau golla-golla paggempung, lain lagi, dia sangat manis. Tapi ujung-ujungnya sangatlah pahit dan berakhir juga di pembuangan. Dengan bahasa KACAMATA (👓), kita bisa membedakan, mana yang lebih bisa bertahan lama kegunaannya, apakah kantong kresek yang fungsinya sekali pakai langsung buang, ataukah golla-golla paggempung yang habis manis sepah dibuang. Atau KACAMATA, secara kita tahu bahwa, KACAMATA, jika rusak, tidak semua ikut terbuang, bahkan masih bisa diperbaiki. pertanyaannya kemudian adalah, haruskah kita selalu memulai yang baru tanpa niat memperbaiki jika masih layak di perbaiki?
Kesimpulannya, tidak ada yang rusak, hanya saja masih kurangnya kepuasan dan nafsu manusia yang kurang bersyukur yang tidak ada habisnya. Naseng tau rioloe, "Ditimpu'pi tana timunna nappai mammekko'. 
Jadi pilihannya, mau jadi kantong kresek yg sekali pakai langsung buang, atau golla-golla paggempung yg Magempung tapi pada akhirnya di buang jg, atau mau jadi KACAMATA yang banyak manfaat?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar